
GONDOHARUM – Saluran irigasi Wangan Jati yang berlokasi di wilayah Desa Gondoharum mengalami jebol akibat debit air yang tinggi dan kondisi dinding saluran yang sudah tua. Kondisi ini sempat mengancam pasokan air ke puluhan hektar sawah milik warga setempat.
Menanggapi hal tersebut, para petani di Desa Gondoharum tidak tinggal diam. Secara swadaya dan penuh inisiatif, mereka melakukan perbaikan sementara guna memastikan aliran air tetap sampai ke lahan pertanian.
Aksi Cepat Tanggap Petani
Mengingat saat ini merupakan masa tanam yang krusial, para petani berkumpul membawa peralatan seadanya untuk menambal bagian saluran yang ambrol. Perbaikan dilakukan dengan menggunakan:
Tumpukan karung berisi tanah dan pasir untuk menahan laju air.
Patok bambu sebagai penguat dinding saluran yang kritis.
Pembersihan sedimen yang menyumbat aliran di sekitar titik lokasi.
"Kalau nunggu bantuan resmi turun, takutnya padi kami keburu kering. Jadi, kami sepakat kerja bakti dulu yang penting air bisa mengalir," ujar salah satu petani di lokasi.
Harapan Warga kepada Pemerintah
Meski sudah diperbaiki secara darurat, warga menyadari bahwa kekuatan tanggul buatan ini sangat terbatas. Jika hujan deras kembali mengguyur, dikhawatirkan sisa dinding saluran yang rapuh akan kembali ambrol.
Pemerintah Desa Gondoharum berharap pihak terkait, khususnya Dinas Pekerjaan Umum atau dinas pengairan, dapat segera melakukan peninjauan dan memberikan permanenisasi pada saluran Wangan Jati.
Dipost : 05 April 2026 | Dilihat : 141
Share :